Dalam ilmu ekonomi dan bisnis, opportunity cost merupakan istilah yang kerap kali muncul dan menjadi bahan perhitungan. Apa sebenarnya pengertian opportunity cost yang juga sering juga disebut sebagai biaya kesempatan? Simak selengkapnya dalam pembahasan di bawah ini!
Apa itu Opportunity Cost?
Di dunia ekonomi dan bisnis, pengertian opportunity cost merupakan nilai dari opsi terbaik yang harus dikorbankan ketika memilih opsi yang lain. Dalam kata lain, opportunity cost adalah biaya dari peluang terbaik yang dilewatkan saat memilih suatu opsi atau pilihan.
Jika diartikan secara sederhana, opportunity cost adalah biaya yang ada atau timbul karena hilangnya kesempatan akibat dari pemenuhan suatu kebutuhan yang lain. Selain itu, biaya alternatif ini berfungsi sebagai tolak ukur dari biaya ekonomi yang harus dikeluarkan dalam rangka memproduksi suatu barang atau jasa tertentu dalam kaitannya dengan alternatif lain yang harus dikorbankan.
Ciri-Ciri Opportunity Cost
Setelah mengetahui pengertian dari opportunity cost, sangat penting juga untuk mengetahui ciri-cirinya. Berikut adalah ciri-ciri opportunity cost!
- Untuk menghitung opportunity cost, seseorang tidak perlu selalu mengaitkannya dengan uang. Namun, opportunity cost juga bisa dihubungkan dengan kebahagiaan, waktu, benefit yang diperoleh di masa mendatang, dan lainnya.
- Mempunyai banyak possibility terkait dengan kegunaan atau kebermanfaatannya.
- Penetapan pilihan opportunity cost tergantung maksud dan kondisi setiap individu/perusahaan.
- Biaya peluang atau opportunity cost pada dasarnya merupakan kebutuhan sekunder maupun tersier.
Cara Menghitung Opportunity Cost
Terdapat dua hal yang dapat dilakukan sebagai cara menghitung biaya alternatif, yaitu sebagai berikut:
- Jika ada dua pilihan, maka akan dihitung nilai peluang yang dikorbankan alias yang tidak dipilih.
- Jika ada lebih dari dua pilihan, maka akan dihitung nilai peluang terbaik yang dikorbankan.
Sebagai contoh, apabila seseorang mempunyai pilihan antara membeli motor baru atau membeli motor bekas, orang tersebut harus mempertimbangkan opportunity cost dari masing-masing pilihan.
Jika motor baru dijual seharga Rp26.000.000 dan mobil bekas dijual seharga Rp12.000.000, maka opportunity cost dari memilih motor baru adalah biaya tambahan yang harus dikeluarkan, yaitu Rp14.000.000. Namun, orang tersebut mendapatkan benefit berupa motor dengan mesin yang masih baru dan penampilan dari kendaraan tersebut masih bagus.
Manfaat Menghitung Opportunity Cost
Setelah mengetahui pengertian dari opportunity cost, ciri-cirinya, dan bagaimana cara menghitungnya. Penting juga untuk mengetahui apa manfaat dari perhitungan opportunity cost tersebut. Berikut adalah beberapa diantaranya.
- Dengan memanfaatkan biaya peluang, seseorang tentu memiliki sejumlah perbandingan dalam menentukan keputusan yang dirasa cocok dan tidak membawa faktor risiko yang cukup besar jika terjadi sesuatu di luar dari dugaan.
- Opportunity cost dapat bermanfaat untuk membantu para pebisnis untuk memprediksi berapa kisaran modal yang harus dimiliki sebelum membangun sebuah bisnis dengan rencana dan keseriusan.
- Opportunity cost juga bisa membantu seseorang atau bisnis untuk memiliki prioritas atau sesuatu yang harus dipilih lebih dahulu dibanding yang lain.
- Opportunity cost juga bisa membantu menghemat pengeluaran usaha atau pribadi, karena dengan adanya perhitungan biaya peluang, maka perusahaan atau perorangan akan memiliki prioritas yang harus mereka utamakan terlebih dahulu.
Nah, itu dia informasi lengkap tentang opportunity cost, mulai dari pengertian ciri-cirinya, bagaimana cara menghitungnya, sampai manfaat menghitung opportunity cost. Pada akhirnya, mempelajari tentang opportunity cost ini bisa sangat bermanfaat baik untuk pribadi maupun bisnis. Semoga ulasan di atas bisa bermanfaat!
Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini





