Perbedaan Afiliasi, Dropship dan Reseller

Adakah yang sudah mengenal perbedaan afiliasi, dropship dan reseller? Sebagai metode bisnis minim modal, ketiga jenis model bisnis ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Meskipun demikian masih banyak orang yang menganggapnya sama dan tidak ada perbedaan selain dari penyebutannya saja. Artikel kali ini akan membedah perbedaan ketiga model bisnis modal kecil tersebut.

Pengertian Afiliasi

Afiliasi adalah model bisnis dimana seorang pemasar menyarankan halaman produk milik produsen kepada calon pelanggan secara online maupun offline. Afiliasi merupakan model bisnis tanpa modal yang paling cocok untuk dilakukan seorang pemula di internet.

Seorang affiliate marketer akan mendapatkan ID keanggotaan dan nantinya penghasilan yang didapatkan jika ada seseorang melakukan pembelian produk melalui referensinya. Afiliator hanya bertugas memasarkan link yang sudah dicustom sesuai dengan ID miliknya sendiri.

Afiliator tidak terlibat langsung dalam proses transaksi produk, karena sudah langsung ditangani oleh perusahaan selaku produsen, afiliator hanya akan mendapatkan report update transaksi yang berhasil diperoleh.

Seorang afiliator hanya akan dibayar saat terjadi transaksi yang valid berdasar referensinya, biasanya afiliator akan mendapatkan persentase bonus sesuai kebijakan perusahaan mulai dari 1%-10% dari harga jual produk.

Pengertian Dropshipping

Dropshipping adalah model bisnis dimana seorang marketer bertugas menciptakan duplikasi pasar dari produk milik perusahaan. Dropship mengijinkan penggunaan merk bisnis dan branding berbeda digunakan oleh seorang dropshipper. Pembelian produk melalui dropship akan dieksekusi oleh produsen.

Seorang dropshipper bisa membuat co-brand sendiri, menggunakan nama toko sendiri dan menerima permintaan pembelian. Selanjutnya, dropshipper akan mengirimkan permintaan tersebut pada produsen. Produsen yang akan mengurus penyiapan produk dan pengiriman ke tangan pelanggan.

Pengertian Reseller

Reseller adalah model bisnis dimana seorang pemasar terikat dengan perusahaan yang ia bantu promosikan. Ikatan tersebut antara lain berupa peraturan mengenai tata cara penjualan, harga penjualan serta metode transaksi nantinya. Seorang reseller juga tidak bisa menggunakan brand yang berbeda dari produk yang dijual perusahaan.

Artikel Terkait  Festival Lupercalia, Berikut Sejarah Kelamnya,

Umumnya, untuk menjadi reseller, perlu untuk mendaftarkan diri dan membayar biaya keanggotaan yang nantinya ditukar dengan beberapa pcs produk untuk mulai diperjualbelikan. Reseller dapat menyiapkan stock produk sendiri, menerima permintaan, mengemas dan mengirimkan produk sendiri kepada konsumennya.

Apa Saja Perbedaan Afiliasi, Dropshipping dan Reseller

perbedaan afiliasi, dropshipping dan reseller

Nah meski sama-sama menjualkan produk orang lain, berikut adalah perbedaan afiliasi, dropshipping dan reseller.

Keterlibatan Marketer

Afiliasi adalah model bisnis yang keterlibatan marketernya dalam transaksi sangat minim, hanya sebagai pengumpan traffik pembelian saja. Sementara seorang dropshipper menerima pembayaran dari pembeli dan meneruskan biaya harga pokok dan ongkos kirim ke produsen. Seorang reseller dapat menerima pembelian dari pelanggan, mengemas dan mengirimkannya sendiri tanpa melibatkan produsen.

Pengiriman Barang

Pengiriman barang afiliasi dan dropship dilakukan oleh perusahaan selaku produsen, sementara reseller mengirimkan barang sendiri kepada para pelanggan mereka.

Penerimaan Pembayaran

Seorang afiliator dapat menerima pembayaran dari hasil transaksi sukses di website perusahaan, biasanya, seorang afiliator baru dapat mencairkan pembayaran setelah mencapai nominal tertentu. Hal ini cukup lama jika penjualan tidak terlalu kencang.

Seorang dropshipper langsung menerima pembayaran dari selisih harga yang ia terima dari konsumen, sedangkan reseller mendapatkan keuntungan secara langsung dari selisih harga barang yang terjual.

Keuntungan yang Dihasilkan

Dari segi keuntungan yang dihasilkan berdasar penjualan produk afiliator mendapatkan keuntungan paling sedikit, mengingat persentasi fee sudah ditentukan dan masih harus menunggu terakumulasi, dropshipping dan reseller memiliki peluang keuntungan yang lebih tinggi, namun untuk reselling biasanya perusahaan sudah menetapkan harga jual tertinggi yang tidak boleh dilanggar oleh reseller.

Penggunaan Branding

Afiliasi marketing dan reseller tidak mengenal perbedaan dari segi branding produk, produk yang mereka tawarkan kepada konsumen adalah as is dengan branding yang diciptakan perusahaan. Seorang dropshipper sebaliknya, mereka bisa membranding ulang produk yang sama, atau menggunakan nama mereka sendiri, meskipun tidak selalu seorang dropshipper melakukannya.

Artikel Terkait  Perbedaan User, Session, Pageview dan Unique Pageview

Kerumitan Proses

Setiap model bisnis tersebut, baik afiliasi, dropshipping maupun reseller memiliki kerumitan tersendiri

Afiliasi: cara pembayaran rumit, karena harus menunggu akumulasi saldo, rawan terjadi kecurangan dimana perusahaan memalsukan transaksi yang berujung afiliator tidak mendapatkan haknya.

Dropshipping: Proses pengiriman barang, kualitas barang yang dikirimkan tidak dapat kita pastikan karena langsung dikirimkan perusahaan kepada konsumen kita, jika barang rusak/cacat komplain akan ditujukan pada dropshipper

Reseller: Harus membayar biaya keanggotaan, harus memiliki stock produk dan mengirimkan produk kepada konsumen sendiri.

Penanganan Retur

Afiliator tidak menangani masalah retur barang yang cacat dan rusak, dropshipper harus menerima komplain dan meneruskan komplain ke perusahaan untuk mendapat penggantian produk, sementara itu reseller biasanya menanggung kerugian dari retur produk. Meski demikian beberapa perusahaan memberikan kemudahan retur produk yang diakibatkan cacat produksi untuk para reseller mereka.

Secara garis besar bisa kita simpulkan perbedaan model bisnis afiliasi, dropship dan reseller ini sebagai berikut

perbedaan afiliasi, dropshipping dan reseller

Nah itulah beberapa perbedaan afiliasi, dropshipping dan reseller. Buat kalian yang ingin memulai bisnis online modal kecil sudah punya gambaran, bisnis mana yang paling cocok untuk kalian?


Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar