Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Air

Dunia kesehatan pernah digegerkan dengan kemunculan kasus cacar monyet di sejumlah negara. Penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang patut untuk kita waspadai. Karena penyakit cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang sangat menular dan berbahaya.

Selain itu monkey pox juga merupakan salah satu penyakit zoonosis. Zoonosis sendiri merupakan penyakit yang tidak hanya menular ke sesama hewan, tetapi juga bisa menular dari hewan ke manusia.

Secara umum, penyakit cacar monyet merupakan penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya dan gejalanya berlangsung sekitar dua hingga empat minggu. Akan tetapi apabila termasuk kasus yang parah akan berbahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Jika dilihat sekilas, penyakit cacar monyet ini terlihat mirip dengan cacar air. Padahal kedua penyakit tersebut memiliki beberapa perbedaan. Perbedaan keduanya terletak pada gejala, jenis virus, dan perkembangan keduanya.

Perbedaan cacar monyet dan cacar air

Untuk mengetahui perbedaan antara cacar monyet dan cacar air, simak penjelasan berikut ini:

Penyebab

Penyakit cacar monyet disebabkan oleh virus monkeypox, sementara untuk penyakit cacar air disebabkan oleh virus Varicella-zoster

Penularan

Dari segi penularan, penyakit cacar monyet bisa menular melalui kontak fisik dengan hewan yang terkena cacar monyet, bersentuhan orang yang terkena cacar monyet. Sedangkan penularan pada cacar air biasanya lebih rentan menyerang anak-anak 12 tahun kebawah.

Akan tetapi tidak menutup kemungkinan pula orang dewasa yang belum pernah mengalami cacar air juga akan tertular. Penularan tersebut bisa melalui udara dan juga percikan ludah.

Gejala

Sebenarnya gejala yang timbul dari penyakit cacar monyet dan cacar air hampir mirip, antara lain:

  • Demam
  • Badan panas dingin
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • kehilangan selera makan
  • kelelahan
  • Timbulnya ruam pada kulit
Artikel Terkait  Perbedaan Perokok Pasif dan Aktif

Meskipun gejala yang timbul hampir sama, namun terdapat perbedaan gejala antara cacar monyet dan cacar air. Pada gejala cacar monyet akan menimbulkan pembengkakan kelenjar getah bening yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi medis.

Sementara itu, cacar air atau chickenpox, gejalanya dapat berupa ruam gatal dengan lepuh kecil berisi cairan. Ruam melepuh tersebut akan muncul 10 hingga 21 hari setelah terpapar virus dan biasanya berlangsung sekitar lima hingga 10 hari.

Lokasi ruam

Pada cacar monyet, pasien yang terkena penyakit tersebut akan timbul ruam pada telapak tangan, wajah, dan kepala. Sedangkan pada pasien cacar air, ruam biasanya akan mulai timbul saat demam dengan suhu lebih dari 39 derajat Celcius. Ruam serta bintik kemerahan tersebut biasanya timbul di bagian perut, dada, punggung, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Namun ruam tersebut tidak muncul di telapak tangan maupun telapak kaki.

Itulah beberapa penjelasan perbedaan cacar monyet dan cacar air yang sebaiknya kita ketahui. Meskipun kedua jenis cacar tersebut hampir sama, Sebenarnya perbedaan utama terletak pada gejala pembengkakan kelenjar getah bening pada penyakit cacar monyet, sedangkan pada cacar air tidak.

Pencegahan

Agar terhindar dari penyakit cacar monyet, maka sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Jalani perilaku hidup bersih dan sehat
  • Rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun
  • Hindari kontak langsung dengan tikus atau primata, karena rentan terpapar virus monkeypox.
  • Batasi paparan langsung dengan darah atau daging yang tidak dimasak dengan baik.
  • Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang untuk menjaga keseimbangan imunitas tubuh.
  • Menggunakan alat pelindung diri ketika melakukan kontak langsung dengan pengidap cacar monyet. ***
Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar