Perbedaan Kampus Merdeka, Studi Independent Bersertifikat dan Magang Merdeka

Kampus merdeka memiliki beberapa program seperti kampus mengajar, pertukaran mahasiswa, studi independent bersertifikat dan magang merdeka, selain itu Kampus Merdeka juga memiliki program lain seperti

  • Wirausaha Merdeka
  • Praktisi Mengajar
  • Indonesian International Student Mobility Awards
  • Bangkit by Google, GoTo dan Traveloka
  • Gerilya – kolaborasi dengan Kementerian ESDM

Nah lalu apa saja sih perbedaan setiap program tersebut? Perbedaan.net akan coba mengulas empat program utama untuk mahasiswa ya gengs.

Sekilas Kampus Merdeka

Kampus Merdeka adalah kebijakan pendidikan tinggi yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2019. Kebijakan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi mahasiswa dan memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Sejarah Kampus Merdeka dimulai pada bulan September 2019, saat Presiden Joko Widodo mengumumkan kebijakan tersebut dalam pidato kenegaraan di depan sidang tahunan MPR/DPR. Kebijakan Kampus Merdeka merupakan bagian dari program Indonesia Maju yang bertujuan untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Dalam implementasinya, Kampus Merdeka menekankan pada pemberian ruang gerak yang lebih besar bagi mahasiswa dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih program kuliah, mengakses sumber daya dan infrastruktur kampus, serta mengikuti kegiatan pengembangan diri secara fleksibel sesuai dengan minat dan bakat mereka.

perbedaan studi independent bersertifikat dan magang merdeka

Selain itu, Kampus Merdeka juga mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Perguruan tinggi diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat global, serta berkontribusi dalam pengembangan masyarakat dan ekonomi nasional.

Dalam hal pembiayaan, pemerintah Indonesia menyediakan beasiswa dan dana hibah untuk mendukung program Kampus Merdeka. Selain itu, perguruan tinggi juga diharapkan dapat mengembangkan sumber-sumber pendanaan alternatif melalui kerja sama dengan pihak swasta atau lembaga internasional.

Secara keseluruhan, Kampus Merdeka adalah upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan inovatif bagi mahasiswa.

Program Kampus Mengajar

Program Kampus Mengajar adalah salah satu inisiatif dari pemerintah Indonesia yang diluncurkan pada tahun 2009. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tertinggal dan terluar di Indonesia dengan mengirimkan dosen dan tenaga pendidik dari perguruan tinggi ke daerah-daerah tersebut.

Selanjutnya, program Kampus Mengajar diintegrasikan sebagai salah satu program Kampus Merdeka yang hadir sejak tahun 2019, melalui program ini. Syarat mendaftar sebagai dosen pembimbing lapangan Kampus Mengajar adalah sebagai berikut

  • Dosen aktif baik akademik maupun vokasi
  • Berasal dari program studi yang terakreditasi pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah naungan Kemendikbudristek
  • Mengunggah Surat Pakta Integritas
  • Memperoleh Surat Rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi, minimal ditandatangani oleh Wakil Dekan
  • Mengunggah dokumen pengalaman pengabdian masyarakat atau pembimbingan mahasiswa jika ada
  • Tidak sedang mengikuti program Kampus Merdeka yang lain pada saat mendaftar
  • Bersedia menjalankan peran sebagai DPL dengan baik dan bertanggung jawab

Dalam Program Kampus Mengajar, dosen dan tenaga pendidik dari perguruan tinggi di Indonesia akan diutus ke sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di daerah-daerah terpencil, baik di pulau-pulau terluar maupun di wilayah pedalaman. Mereka akan memberikan pengajaran dan pelatihan yang berkualitas kepada siswa dan mahasiswa di daerah tersebut, serta memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.

Selain memberikan pengajaran, para dosen dan tenaga pendidik yang terlibat dalam Program Kampus Mengajar juga akan membantu meningkatkan kualitas dan kapasitas sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di daerah-daerah tersebut. Mereka akan memberikan bimbingan dan konsultasi kepada guru-guru dan tenaga pendidik setempat, serta membantu dalam merancang program pengajaran yang lebih baik dan efektif.

Program Kampus Mengajar ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dan mahasiswa di daerah-daerah terpencil, tetapi juga memberikan kesempatan bagi dosen dan tenaga pendidik dari perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman yang berharga dalam mengajar dan berinteraksi dengan masyarakat yang berbeda-beda. Melalui program ini, mereka dapat memperluas wawasan dan pengalaman, serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme sebagai pendidik.

Pertukaran Mahasiswa Kampus Merdeka

Program pertukaran mahasiswa adalah salah satu bagian dari kebijakan Kampus Merdeka. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan mahasiswa dalam menghadapi tantangan global. Melalui program ini, mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia dapat berkesempatan untuk mengikuti program pertukaran ke perguruan tinggi di kampus lain di dalam negeri.

Program pertukaran mahasiswa Kampus Merdeka dilaksanakan dengan prinsip saling menguntungkan, yakni perguruan tinggi yang terlibat dalam pertukaran akan saling membuka kesempatan untuk mahasiswa dari perguruan tinggi mitra untuk mengikuti program kuliah, riset, maupun pengabdian masyarakat di perguruan tinggi mereka. Selain itu, perguruan tinggi juga akan memfasilitasi mahasiswa untuk mengakses kebutuhan administrasi dan pendukung lainnya.

Sosialisasi dan pendaftaran seleksi mahasiswa dijadwalkan bulan Maret dan April 2023 dengan pelaksanaan selama satu semester mulai bulan Juli 2023 hingga Maret 2024.

Magang Merdeka

Magang Merdeka Bersertifikat adalah program magang yang menjadi bagian dari kebijakan Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan keterampilan dan pengalaman di dunia kerja melalui magang di berbagai perusahaan, instansi pemerintah, maupun lembaga non-profit.

Melalui program Magang Merdeka, mahasiswa dapat memilih magang di berbagai sektor, seperti industri manufaktur, teknologi informasi, perbankan, kesehatan, maupun lembaga pemerintah, dengan durasi magang minimal 3 bulan dan maksimal 12 bulan. Selama magang, mahasiswa akan ditempatkan di bawah supervisi dari mentor yang telah ditunjuk dan diharapkan dapat berkontribusi dalam pekerjaan dan proyek yang sedang dikerjakan.

Mahasiswa yang terlibat dalam Magang Merdeka akan dibiayai untuk menuju lokasi magang mereka dan mendapat biaya hidup Rp. 2.8 Juta per bulan.

Studi Independent Bersertifikat

Studi Independen Bersertifikat Kampus Merdeka adalah salah satu program yang ditawarkan dalam kerangka Kampus Merdeka. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan profesional dan akademiknya secara mandiri dengan dukungan perguruan tinggi maupun industri.

Dalam program ini, mahasiswa akan memilih topik studi yang sesuai dengan minat dan kebutuhan karirnya, lalu mengembangkan rencana studi dan kegiatan pembelajaran yang mandiri dengan bimbingan dari fakultas atau departemen di perguruan tinggi. Mahasiswa akan melakukan kegiatan belajar mandiri, seperti membaca buku, jurnal, dan materi pembelajaran yang terkait dengan topik studinya, serta memperdalam pemahaman melalui diskusi dengan dosen/mentor pembimbing.

Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran, mahasiswa akan menghasilkan produk akhir berupa laporan, tugas akhir, atau proyek yang terkait dengan topik studinya, yang akan dinilai oleh mentor. Jika mahasiswa berhasil menyelesaikan kegiatan studi independen dan memenuhi persyaratan tertentu, maka mereka akan diberikan sertifikat oleh perguruan tinggi/industri tempat menjalani SIB. Setiap mahasiswa SIB akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp. 1.2 juta per bulan

Salah satu penyelenggara program Kampus Merdeka adalah Indobot Academy, disini mahasiswa bisa mengikuti Studi Independent Bersertifikat dan meningkatkan skill mereka di bidang IT. Program MSIB Batch 5 akan segera dimulai dan kalian bisa mendaftarkan diri terlebih dahulu di waiting list SIB Batch 5.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar