Perbedaan Skala Psikometrik dan Parametrik

Dalam dunia psikometri, pengukuran merupakan aspek penting dalam mengukur variabel psikologis seperti kepribadian, inteligensi, dan perilaku. Dua jenis pengukuran yang sering digunakan adalah skala psikometrik dan parametrik. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengukur variabel psikologis, namun keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam pendekatannya. Berikut ini adalah penjelasan komprehensif mengenai perbedaan antara skala psikometrik dan parametrik:

Skala Psikometrik

Skala psikometrik adalah metode pengukuran yang mengukur variabel-variabel psikologis menggunakan instrumen atau alat yang dirancang secara khusus untuk mengukur konstruk psikologis tertentu. Berikut adalah beberapa poin penting yang sering menjadi pertanyaan terkait skala psikometrik:

  1. Sifat ordinal: Skala psikometrik umumnya memiliki sifat ordinal, yang berarti data yang dihasilkan berada dalam tingkatan atau urutan tertentu, tetapi jarak antar tingkatnya tidak selalu sama.
  2. Penilaian Kualitatif: Skala psikometrik sering kali menggunakan penilaian kualitatif untuk mengukur variabel psikologis. Contohnya termasuk skala Likert, skala Thurstone, dan skala Guttman.
  3. Reliabilitas dan Validitas: Penting untuk memastikan bahwa skala psikometrik memiliki tingkat reliabilitas (konsistensi internal) dan validitas (kemampuan untuk mengukur apa yang dimaksud) yang tinggi.
  4. Kesesuaian untuk Pengukuran Abstrak: Skala psikometrik sering digunakan untuk mengukur konstruk abstrak seperti kepribadian, sikap, atau motivasi.

artikel lain Contoh Skala Sikap Likert Guttman Thurstone

Skala Parametrik

Skala parametrik adalah metode pengukuran yang menggunakan data interval atau rasio dan melibatkan penggunaan statistik parametrik untuk analisis data. Berikut adalah beberapa poin penting yang sering menjadi pertanyaan terkait skala parametrik:

  1. Sifat Interval atau Rasio: Skala parametrik memiliki sifat interval atau rasio, yang berarti jarak antara setiap nilai pada skala tersebut memiliki arti yang sama.
  2. Penggunaan Statistik Parametrik: Skala parametrik memungkinkan penggunaan statistik parametrik seperti uji-t, analisis varians (ANOVA), dan regresi linier untuk analisis data.
  3. Data Berkurva: Skala parametrik cenderung bekerja lebih baik dengan data yang memiliki distribusi normal atau mendekati normal.
  4. Ukuran Pemusatan dan Penyebaran: Skala parametrik memungkinkan penggunaan ukuran pemusatan seperti mean dan median, serta ukuran penyebaran seperti standar deviasi.
Artikel Terkait  Festival Lupercalia, Berikut Sejarah Kelamnya,

Dalam kesimpulan, baik skala psikometrik maupun parametrik memiliki kegunaannya masing-masing dalam konteks pengukuran variabel psikologis. Pemilihan metode yang tepat haruslah didasarkan pada karakteristik variabel yang diukur, tujuan penelitian, dan ketersediaan alat atau instrumen yang sesuai.

Artikel lain Mengapa Menggunakan Skala Likert 4 Poin

Contoh Pertanyaan Skala dan Cara Analisis Hasil

Lalu bagaimana contoh pertanyaan dalam skala psikometrik dan skala parametrik berikut cara menganalisis hasil responden?

Contoh Pertanyaan Skala Psikometrik

Pertanyaan: Bagaimana sering Anda merasa cemas dalam situasi sosial?

Opsi Jawaban:

  1. Sangat jarang
  2. Jarang
  3. Kadang-kadang
  4. Sering
  5. Sangat sering

Analisis Hasil: Setelah mengumpulkan data dari responden, Anda dapat menggunakan metode statistik non-parametrik seperti uji Kruskal-Wallis untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam tingkat kecemasan antara kelompok-kelompok tertentu, misalnya berdasarkan usia atau jenis kelamin.

Artikel Lain Perbedaan Skala Nominal Ordinal Interval Rasio

Contoh Pertanyaan Skala Parametrik

Pertanyaan: Berapa jumlah teman dekat yang Anda miliki?

Opsi Jawaban: [Jumlah teman dekat]

Analisis Hasil: Setelah mengumpulkan data jumlah teman dekat dari responden, Anda dapat menggunakan metode statistik parametrik seperti analisis regresi linier untuk menentukan apakah ada hubungan antara jumlah teman dekat dengan variabel lain, seperti tingkat kebahagiaan atau kesejahteraan subjektif. Anda juga dapat menggunakan statistik deskriptif seperti mean dan standar deviasi untuk menggambarkan distribusi data jumlah teman dekat.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar