Perbedaan Gema dan Gaung

Gema dan gaung, merupakan pantulan bunyi yang istilahnya sering kita kenal dan berkaitan. Pantulan ini, terjadi saat bunyi mengenai benda atau obyek di dekat sumber. Gema, disebut dengan echo (bahasa Inggris). Sedangkan gaung, dinamakan dengan istilah reverberation.

Secara nyata, kamu bisa melihat dalam kejadian seseorang sedang meneriakkan kata “Halo” di gua kosong, pasti suara terpantul sampai ke dalam. Katanya bisa berupa “Halo lo lo lo”, dan perlahan-lahan akan menghilang dengan sendirinya.

Untuk tahu lebih lengkapnya, cek ini guys!

Ketahui, tentang Bunyi

Bunyi adalah gelombang longitudinal, dapat memantul jika terkena tembok atau suatu permukaan benda baik tembok, benda, tebing, gua, maupun permukaan air. Setelah bunyi memantul, maka akan menghasilkan gema dan gaung.

Dilihat dalam bahasa Inggris, istilahnya adalah echo (gema) dan gaung (reverberation). Gema, merupakan pantulan bunyi yang bisa didengar, setelah bunyi  pantulan selesai. Jadi, gaung merupakan kumpulan bunyi, yang dipantulkan dari permukaan ruang tertutup.

Jika bunyi yang dipantulkan berlebih, maka dapat menghilangkan artikulasi yang ada. Gema dan gaung sendiri, memiliki pantulan suara yang didengar sesaat, dan itu bisa didengar setelah bunyi berlangsung. Gaung sendiri, adalah kebalikan dari gema, yang bunyinya dipantulkan dari dalam ruang terutup.

Perbedaan Gema dan Gaung

Perbedaan, dari gema dan gaung adalah:

1. Dilihat dari jarak atau ruang lingkup

Gaung, sering terjadi dalam jarak maupun ruang dengan lingkup atau wilayah yang kecil. Kita bisa lihatnya dalam ruangan sempit, atau permukaan dalam gua. Sedangkan gema, berlangsung di kawasan dengan ruang yang lebih besar. Misal, di dalam ruangan yang luas dan diatas terbing tinggi.

2. Dilihat dari Suara

Gaung, dalam hal suara, terdengar kurang jelas. Sedangkan gema, kebalikannya, yang terdengar jelas. Suara gema, muncul dari ruang terbuka dan tertutup, lebih banyak di ruang terbuka. Sedangkan gaung, sering terjadi di ruang tertutup, dengan banyak obyek pemantul bunyi yang ada.

Artikel Terkait  Perbedaan Manusia dengan Monyet, Apa Saja?

3. Dilihat dari Jarak terhadap Sumber Suara

Gema lebih sering  terjadi dalam jarak yang besar, baik di ruangan sangat luas maupun di tebing tinggi. Jarak antara sumber suara dengan dinding pantulan, menyebabkan gema jauh. Untuk gaung, cenderung terjadi dalam jarak yang kecil, misal pada ruangan sempit maupun gua.

4. Dilihat dari Manfaat

Manfaat dari gema, adalah untuk mengukur kedalaman dasar dari laut. Dilakukan dengan cara memantulkan gelombang bunyi dari kapal ke dasar laut. Untuk gaung sendiri, malah dianggap tidak memiliki manfaat, dimana ketika suara dipantulkan bersama-sama, suara akan menjadi tidak jelas.

5. Manfaat Lain dari Gaung

Gaung, bisa digunakan dalam memproduksi musik, sehingga menciptakan ilusi suara. Dari sini, pendengar, akan mendengar langsung musik yang terasa nyata. Gaung, juga digunakan di gedung-gedung teater, dalam artian interior langit-langit dan tembok, mendukung untuk memunculkan suara ini.

Perbedaan Cukup Memdasar antara Gema, dan Gaung

Dua jenis pantulan suara ini, memiliki perbedaan mendasar satu sama lain, yaitu dilihat dari faktor diferensiasi antara dua suara ini. Ketahui, bahwa pantulan suara dihasilkan dari adanya gelombang yang berbenturan dengan bidang pantul.

Gaung sendiri, terdengar saat sebelum sumber suara berhenti (selesai), sedangkan gema terdengar setelah suara itu selesai berbunyi, sehingga menghasilkan suara yang lebih gamblang (keras). Dalam hal kecepatan pantulan suara, gaung menempati posisi pertama, daripada gema (lambat).

Itulah, perbedaan gema dan gaung, jika dilihat dari berbagai sisi.

 


Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar