Ketahui Perbedaan Rematik dan Asam Urat Agar Tidak Salah Penanganan

Mungkin banyak orang yang mengalami gejala nyeri pada sendi. Gejala tersebut biasanya tertuju pada penyakit rematik dan asam urat.

Meskipun memiliki gejala yang sama, yaitu nyeri pada sendi namun rematik dan asam urat merupakan dua penyakit yang berbeda. Karena merupakan penyakit yang berbeda, tentunya penanganannya pun berbeda.

Perbedaan rematik dan asam urat

Untuk mengetahui perbedaan rematik dan asam urat, berikut informasi yang sebaiknya Anda ketahui.

Pengertian rematik dan asam urat

Rematik atau rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun yang mengakibatkan peradangan, kekakuan, nyeri dan bengkak pada sendi.

Sedangkan asam urat adalah tipe radang sendi yang biasanya menyasar jempol kaki dan bisa sampai kaki bagian atas dan tumit.

Penyebab

Penyakit rematik disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terganggu dan malah menyerang jaringan sendi tubuh sehat hingga membuatnya rusak.

Sedangkan, penyebab asam urat adalah karena terlalu banyak kadar asam urat (uric acid) di dalam tubuh dari banyaknya mengkonsumsi makanan yang mengandung purin.

Gejala

Rematik biasanya memiliki gejala:

  1. Sendi terasa kaku saat bangun tidur lalu bisa hilang
  2. Mengalami bengkak dan terasa hangat saat tersentuh pada wilayah persendian kecil seperti tangan dan kaki.
  3. Bengkak yang timbul biasanya pindah ke sendi lain yang lebih besar seperti pergelangan tangan, siku, bahu, pergelangan kaki, lutut, dan pinggul.
  4. Bisa timbul gejala lain meski jarang terjadi seperti kelelahan, hilang nafsu makan dan demam.

Untuk penyakit asam urat biasanya memiliki gejala:

  1. Sendi terlihat merah dan bengkak dan hangat saat disentuh.
  2. Pada umumnya terjadi pada jempol kaki. Namun bisa juga menyerang pergelangan kaki, lutut, siku atau pergelangan tangan.
  3. Rasa nyeri mendadak dan hebat pada sendi. Sensasi rasa nyeri seperti ada campuran rasa panas.
  4. Terkadang juga demam.
Artikel Terkait  Perbedaan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan

Lokasi nyeri

Rematik bisa menyebabkan nyeri pada bagian tubuh manapun, tetapi yang paling sering terjadi pada persendian di tangan, pergelangan tangan, dan kaki. Nyeri sendi karena rematik juga dapat menyerang beberapa sendi sekaligus dalam satu waktu.

Sedangkan nyeri akibat asam urat, biasanya menyerang satu sendi dalam satu waktu dan sering kali terjadi pada kaki, biasanya pada bagian jari-jari kaki, terutama persendian jempol kaki. 

Faktor resiko

Penyakit rematik dapat terjadi pada siapa saja tanpa memandang usia. Namun, penyakit ini paling sering dialami oleh kelompok lanjut usia (lansia).

Sementara itu, kebanyakan pengidap asam urat dilaporkan adalah berjenis kelamin laki-laki dan lebih sering terjadi pada kelompok usia dewasa muda dengan kelebihan berat badan. 

Selain kegemukan, berikut ini ragam faktor risiko asam urat:  

  1. Punya riwayat keluarga menderita asam urat  
  2. Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya aspirin dosis rendah, diuretik tiazid, obat imunisuoresan, levodopa, atau niasin  
  3. Mengkonsumsi alkohol  
  4. Diabetes  
  5. Tekanan darah tinggi  
  6. Kolesterol tinggi  
  7. Hipotiroidisme  
  8. Penyakit ginjal  
  9. Anemia hemolitik

Pengobatan

Ketika menderita penyakit asam urat, biasanya dokter akan memberikan berbagai pilihan pengobatan untuk meringankan gejala yang dirasakan.

Sedangkan jika mengalami asam urat, Anda bisa mengendalikan gejalanya dengan mengatur pola makan yang sesuai seperti meminimalisir atau menghindari makanan yang mengandung purin tinggi dan alkohol.

Untuk meringankan nyeri asam urat dan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah, dokter biasanya juga memberikan resep obat.

Itulah perbedaan rematik dan asam urat yang sebaiknya Anda ketahui. Dengan begitu penanganannya pun bisa tepat sasaran. ***

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar