Mengenal 9 Jenis Model Pembelajaran

Model pembelajaran menurut Rusman adalah pola umum perilaku pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar yang diharapkan. Sebagai seorang guru, tentunya sering berhadapan dengan strategi, model, metode maupun pendekatan pembelajaran. Nah saat ini kurang lebih ada 9 jenis model pembelajaran yang diterapkan dalam dunia pendidikan. Apa saja? simak di perbedaan.net

Pengertian Model Pembelajaran Menurut Para Ahli

Joyce dan Weil menyebutkan bahwa model pembelajaran merupakan suatu rencana atau pola yang dapat digunakan untuk membentuk kurikulu, , merancang bahan pembelajaran dan membimbing pembelajaran di kelas atau di lokasi lain. Model pembelajaran dapat menjadi pola pilihan dimana guru bisa memilih model pembelajaran yang paling cocok untuk diterapkan di kelas mereka.

Gerlach dan Ely (1971) berpendapat model pembelajaran merupakan suatu cara sistematis dalam mengidentifikasi, mengembangkan, dan mengevaluasi seperangkat materi dan strategi yang diarahkan untuk mencapai tujuan pendidikan.

Pertimbangan Memilih Model Pembelajaran

Dalam menentukan model pembelajaran, seorang guru harus mempertimbangkan setidaknya empat hal sebagai berikut

Mempertimbangkan tujuan belajar

Pembelajaran memiliki tujuan untuk mencapai goal, baik berupa kompetensi akademik, kepribadian, sosial maupun vokasional di sekolah vokasi dan SMK. Seorang guru harus mempertimbangkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, apakah menekankan domain kognitif, afektif atau psikomotorik siswa.

Tentunya, pembelajaran olahraga memiliki tujuan berbeda dengan pembelajaran matematika, begitu juga mata pelajaran produktif SMK berbeda dengan mata pelajaran normatif. Berikutnya adalah mempertimbangkan apakah ada prasyarat keterampilan akademik sebelumnya untuk pembelajaran tersebut?

Pertimbangan Bahan Pembelajaran

Seringkali terjadi, antara tujuan pembelajaran dengan ketersediaan alat, bahan dan materi pembelajaran yang terbatas dapat membuat sebuah rencana pembelajaran tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya, faktor seperti kekurangan alat praktikum, buku, dan bahan lain harus menjadi pertimbangan seorang guru sebelum memutuskan menentukan model pembelajaran di kelas.

Pertimbangan Peserta Didik

Hal ketiga yang perlu dipertimbangkan tentunya adalah peserta didik, mulai dari kemampuan peserta didik, gaya belajar, minat, bakat dan kondisi siswa perlu menjadi pertimbangan. Hal ini dimaksudkan agar pembelajaran dapat diikuti oleh seluruh peserta didik, mengingat yang lebih susah adalah membuat siswa belajar dan mendapatkan pengetahuan baru.

Pertimbangan Lain

Pertimbangan lain biasanya adalah pertimbangan non-teknis, misalnya apakah cukup menerapkan satu dua jenis model pembelajaran, atau menggunakan beberapa model pembelajaran yang saling mendukung, bagaimana efektifitas model tersebut saat diujicobakan di kelas dan hal-hal lain yang bisa menjadi acuan bagi pendidik untuk menentukan model pembelajaran yang tepat dan efisien.

9 Jenis Model Pembelajaran di Sekolah

Lalu apa saja model pembelajaran yang diterapkan dalam dunia pendidikan di Indonesia?

Model Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning)

Model pembelajaran kontekstual adalah sebuah sistem yang merangsang otak untuk menyusun pola-pola yang mewujudkan makna. Elaine dalam bukunya menyebutkan model pembelajaran konteksutal adalah sistem belajar yang cocok dengan otak yang menghasilkan makna dengan menghubungkan muatan akademis dengan konteks dari kehidupan siswa sehari-hari.

Sementara itu Rusman menyebutkan model pembelajaran CTL adalah usaha membuat siswa aktif dalam memompa kemampuan diri tanpa merugi dari segi manfaat, karena siswa berusaha mempelajari konsep sekaligus menerapkan dan mengaitkannya dengan dunia nyata.

Artikel Terkait  Perbedaan Data Kualitatif dan Kuantitatif

Nurhadi (2002) menyebutkan model pembelajaran konstektual ini merupakan konsep belajar yang dapat membantu guru mengaitkan materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata yang dihadapi siswa.

Ciri Pembelajaran Konstektual

Ada tujuh ciri model pembelajaran menggunakan metode contextual teaching learning yaitu

  1. Constructivisme
  2. Inquiry
  3. Questioning
  4. Learning Community
  5. Modelling
  6. Reflection dan
  7. Authentic Assesment

Sebuah pembelajaran disebut model pembelajaran konstektual jika menggunakan 7 komponen di atas, dimana seorang guru akan berupaya untuk memberikan konstruksi materi, kemudian siswa akan melakukan proses inquiry dan menimbulkan tanda tanya di benak mereka. Dari sana siswa kemudian dapat berdiskusi dengan teman atau guru, membuat model dan melakukan refleksi dari apa yang mereka temukan dengan apa yang terjadi di sekitar kehidupan mereka.

Model Pembelajaran Kooperatif

9 model pembelajaran

Sama halnya dengan model pembelajaran konstektual, model pembelajaran kooperatif berangkat dari teori konstruktivisme belajar Piaget dan Vigotsky. dimana siswa secara individu menemukan dan mentransformasi informasi kompleks, memeriksa kebenaran informasi dan melakukan revisi bila perlu. Menurut Nurulhayati 2022 pembelajaran kooperatif adalah strategi pembelajaran yang melibatkan partisipasi siswa dalam satu kelompok kecil untuk saling berkomunikasi.

Senada dengan Nurul, Savage (1987) menuturkan cooperative learning adalah pendekatan belajar yang menekankan kerjasama dalam kelompok. Sementara Sanjaya menyebutkan pembelajaran kooperatif merupakan rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Kata kunci dalam model pembelajaran kooperatif adalah membagi siswa dalam kelompok kecil untuk saling bekerjasama secara kolektif sebagai satu tim untuk mencapai tujuan belajar. Biasanya model pembelajaran ini diterapkan guru untuk membelajarkan siswa secara lebih efektif untuk beberapa materi sejenis. Model pembelajaran kooperatif juga sangat baik untuk mengembangkan kemampuan sosial siswa selama bersekolah.

Beberapa model pembelajaran kooperatif antara lain

  1. Model pembelajaran STAD (Student Teams Achievement Division)
  2. Model pembelajaran JIGSAW
  3. Model Group Investigation
  4. Model Make a Match
  5. Model Teams Games Tournaments dan
  6. Model Struktural

Model Pembelajaran Berbasis Masalah – Problem Based Model

Pembelajaran PBM banyak diterapkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa secara sistematis mulai dari penalaran, komunikasi dan koneksi dalam memecahkan masalah pembelajaran. Tan (2003) menyebutkan pembelajaran berbasis  masalah adalah inovasi pembelajaran untuk memberdayakan kemampuan berpikir siswa, mengasah, menguji dan mengembangkan kemampuan berpikirnya secara berkesinambungan.

pengertian model pembelajaran berbasis masalah

Model PBM merupakan model pembelajaran konstruktivisme yang menjadikan sebuah masalah sebagai starting point dalam belajar. Beberapa masalah yang bisa diangkat sebagai materi pembelajaran PBM adalah

  1. Permasalahan dunia nyata yang tidak terstruktur
  2. Permasalahan dengan perspektif ganda
  3. Menantang siswa untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar dan menguasai bidang baru
  4. Permasalahan yang mengembangkan keterampilan inquiry, sintesis dan solusi

Secara garis besar alur model pembelajaran berbasis masalah adalah sebagai berikut

  1. Menemukan masalah
  2. Melakukan inquiri dan analisa masalah
  3. Melakukan diskusi/penelitian terhadap masalah
  4. Menyajikan temuan dan solusi

Model Pembelajaran Tematik

Dewasa ini di dunia pendidikan Indonesia, khususnya siswa sekolah dasar menggunakan model pembelajaran tematik. Siswa tidak lagi belajar mata pelajaran khusus, melainkan berdasarkan tema, seperti keluarga, percaya diri, dan lain sebagainya. Model pembelajaran tematik ini disajikan untuk siswa kelas 1, 2 dan 3 guna memulai proses belajar siswa dari lingkungan terdekat anak.

Artikel Terkait  Perbedaan SMA dan SMK

Prinsip pembelajaran ini adalah melakukan expanding community approach, siswa akan belajar dari hal-hal yang biasa mereka temui dalam kehidupan sehari-hari sebelum berlanjut mempelajari hal lain yang lebih kompleks.

Model pembelajaran tematik digunakan untuk mengembangkan kemampuan belajar anak melihat dunia secara obyektif, berpikir operasional dan membentuk prinsip keteraturan sederhana dalam benak mereka. Siswa juga belajar memahami konsep substansi seperti, panjang, lebar, luas, tinggi, rendah, ringan dan berat.

Oleh karena itu, seringkali pembelajaran model tematik akan mencampurkan beberapa pelajaran lain dalam sebuah konsep tema yang berdekatan, mulai dari pendidikan karakter, IPA, matematika, bahasa dan lain sebagainya. Namun tidak semua jenis mata pelajaran dapat dipadukan dalam bentuk tematik, misalnya pembelajaran seperti Bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Matematika tetap perlu ada dan diajarkan secara terpisah guna memperkuat kemampuan siswa.

Model Pembelajaran Berbasis Komputer

Model pembelajaran berbasis komputer adalah model pembelajaran yang memanfaatkan alat bantu komputer dalam proses belajar. Penggunaan komputer ini dapat sebagai computer aided instruction maupun computer based instruction. Model pembelajaran PBK sangat dipengaruhi teori belajar kognitif model pemrosesan informasi yang berkembang di tahun 1960-1970an. Model ini menampilkan kemampuan sistem memori manusia yang mirip dengan cara kerja sistem memori komputer.

Model pembelajaran PBK sendiri memiliki beberapa varian antara lain

  1. Model drills, dimana siswa diberi akses bahan ajar untuk belajar kebiasaan tertentu sebagai latihan
  2. Model tutorial dimana siswa dibimbing untuk dapat melakukan sesuatu dengan bantuan komputer
  3. Model simulasi dimana siswa akan belajar konsep dari tiruan/simulator yang dioperasikan di komputer
  4. Model instructional game, siswa akan belajar menggunakan metode gamification untuk memperoleh pengetahuan baru

Model Pembelajaran PAIKEM (Partisipatif, Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan)

Model pembelajaran Paikem merupakan program pembelajaran yang dibuat oleh UNESCO, UNICEF dan Departemen Pendidikan Nasional di tahun 1999, guna mengembangkan program creatif learning communitie for children. Dalam model PAIKEM, proses pembelajaran harus berorientasi pada siswa dan bersifat menyenangkan. Ada empat aspek kognitif yang ditekankan dalam pembelajaran PAIKEM yaitu

  1. learning to know
  2. learning to do
  3. learning to be dan
  4. learning to life together

Adapun yang dimaksudkan dengan prinsip PAIKEM sendiri adalah

Partisipatif bermakna pembelajaran menitikberatkan keterlibatan siswa dalam belajar. Aktif, dimana siswa tidak hanya terlibat secara pasif tetapi juga aktif mempergunakan self discovery learning. Inovatif, yaitu proses pembelajaran yang menghadirkan hal-hal baru dalam proses belajar maupun berupaya melakukan hal baru dalam pembelajaran. Kreatif, proses belajar dapat merangsang kreativitas siswa, misal dengan metode kelompok, pemecahan masalah maupun bermain peran.

Adapun pembelajaran efektif adalah proses pembelajaran yang kondusif dan terarah untuk mencapai kompetensi siswa sesuai rencana pembelajaran. Menyenangkan, dimana siswa menikmati proses penambahan ilmu pengetahuan melalui proses belajar bersama.

Artikel Terkait  Perbedaan Skala Nominal, Ordinal, Interval dan Rasio

Contoh model pembelajaran PAIKEM ini adalah

  1. Pembelajaran CTL (Contextual teaching learning) dan
  2. Pembelajaran Quantum

Pembelajaran Berbasis Web (e-Learning)

keuntungan model pembelajaran e-learning

Pandemi selama dua tahun terakhir memaksa dunia pendidikan untuk menggunakan model pembelajaran berbasis web melalui aplikasi e-learning seperti Google Classroom, Moodle maupun melalui sesi interaktif menggunakan media Zoom, Google Meet dan Microsoft Team.

Perbedaan model pembelajaran berbasis web dengan pembelajaran berbasis komputer adalah web based learning ini lebih menitikberatkan penggunaan internet sebagai tulang punggung proses pembelajaran. Komputer bukan lagi sebagai alat belajar, melainkan media infrastruktur untuk belajar.

Beberapa model pembelajaran berbasis web diantaranya

  1. Penggunaan Learning management system (e-learning)
  2. Penggunaan live conference, seperti Zoom, Meet
  3. Internet sebagai sumber belajar

Meski penggunaan e-learning dapat memangkas ruang dan waktu serta dapat menjadi solusi kebutuhan masyarakat terutama di masa pandemi, namun efektifitas pembelajaran berbasis web masih sangat kurang jika dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran e-learning dapat digunakan sebagai model pembelajaran komplementer yang dapat menambah pengetahuan siswa, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menjadikan model pembelajaran ini dapat menggantikan model-model pembelajaran tatap muka.

Model Pembelajaran Mandiri

Menurut Wedemeyer (1983) Pembelajaran mandiri adalah pembelajaran otonom dimana siswa dapat belajar secara mandiri, memiliki kebebasan untuk belajar tanpa menghadiri pembelajaran yang diberikan guru. Model pembelajaran mandiri banyak diterapkan dalam pendidikan siswa homeschooling, dimana nanti guru secara berkala akan memantau progress belajar siswa. Siswa memiliki kebebasan untuk mempelajari materi belajar secara acak, sinkron maupun dengan menggunakan sumber daya lain yang berasal dari buku maupun internet tanpa terbatas pada seorang guru.

Model pembelajaran mandiri banyak diterapkan oleh orang dewasa untuk memenuhi tuntutan pekerjaan, perkembangan teknologi mengharuskan para pekerja untuk terus belajar mengupdate ilmu yang mereka miliki agar tetap dapat bersaing dalam persaingan kerja.

Model Pembelajaran Lesson Study

Jika kebanyakan model pembelajaran sebelumnya berfokus pada siswa, maka model lesson study lebih ditujukan untuk para guru dan pendidik. Rusman menyebutkan model pembelajaran lesson study adalah upaya pembinaan untuk meningkatkan proses pembelajaran yang dilakukan sekelompok guru secara kolaboratif dan berkesinambungan.

Ada tiga tahapan dalam pembelajaran lesson study yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Lesson study dapat dijadikan oleh guru untuk saling memperbaiki dan belajar dari guru yang lain secara bersama-sama guna meningkatkan efektifitas pembelajaran bagi siswa mereka masing-masing.

Nah itulah 9 model pembelajaran yang dikenal di dunia pendidikan Indonesia.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar