Perbedaan Grid dan Cloud Computing

Apa saja perbedaan grid dan cloud computing? Sebagai bagian dari jenis komputasi modern, banyak orang yang tidak bisa membedakan perbedaan grid dan cloud computing. Hal ini cukup dipahami mengingat kedua jenis komputasi modern ini memang lebih banyak berada di belakang layar, tidak seperti mobile computing yang umumnya langsung bersentuhan secara langsung dengan pengguna.

Selain itu, baik grid maupun cloud computing menggunakan beberapa komputer yang terhubung dalam jaringan untuk mencapai tujuannya. Hal inilah yang sering menyulitkan orang memahami perbedaan grid dan cloud computing.

Agar dapat lebih memahami apa itu komputasi grid dan apa itu komputasi awan, akan lebih baik jika kita memahami pengertian setiap jenis komputasi ini.

Pengertian Grid Computing

Grid computing merupakan jenis komputasi modern yang ditujukan untuk menyelesaikan sebuah tugas dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh sekelompok komputer yang berada dalam lokasi terpisah. Komputasi grid pada dasarnya adalah menciptakan sebuah supercomputer dengan kemampuan komputasi dengan kecepatan luar biasa untuk melakukan perhitungan matematis maupun menyelesaikan masalah secara bersama-sama.

Contoh penerapan grid computing adalah untuk bidang penelitian sains, fisika, kimia, matematis, kesehatan dan lain sebagainya. Sebagai contoh untuk mempercepat penemuan obat/vaksin, dengan mengandalkan kemampuan komputer untuk menemukan formulasi tepat susunan komponen obat yang paling mungkin digunakan untuk melawan jenis virus tertentu.

Grid computing juga dapat digunakan sebagai super komputer untuk memecahkan kode sandi enkripsi, meskipun hal ini sangat jarang digunakan dalam keamanan komputer.

Apa itu Cloud Computing?

Cloud computing merupakan jenis komputasi modern yang bertujuan untuk meningkatkan reliabilitas dan availabilitas sebuah layanan yang menggunakan internet sebagai tulang punggung layanan. Dengan mengandalkan komputasi awan, sebuah layanan dapat terhindar dari dampak gangguan yang terjadi pada salah satu server sehingga bisa tetap memberikan layanan terbaik bagi para pelanggan.

Artikel Terkait  Ini Perbedaan Cloud Hosting dan Shared Hosting

Salah satu contoh penerapan cloud computing adalah layanan gmail, facebook dan lain sebagainya, server untuk setiap layanan tersebut tidak hanya berada dalam satu lokasi saja tetapi tersebar di beberapa lokasi terpisah. Setiap server akan bekerja bahu membahu untuk memberikan layanan yang sama pada pelanggan. Saat satu server mengalami kelebihan beban/kegagalan, maka server lain akan mengambil alih tanggung jawab server sehingga di sisi pelanggan tidak terlihat ada gangguan sama sekali.

Dari pengertian di atas mungkin sudah ada sedikit gambaran mengenai perbedaan grid dan cloud computing. Meskipun demikian, pada dasarnya kita dapat membedakan grid computing maupun cloud computing melalui beberapa hal berikut ini

Perbedaan Grid dan Cloud Computing

perbedaan grid dan cloud computing

Untuk memahami perbedaan grid dan cloud computing, kita bisa membaginya menjadi beberapa indikator sebagai berikut

Arsitektur Yang Digunakan

Grid Computing menggunakan jenis arsitektur peer to peer dalam proses komputasinya. Komputer yang terhubung dalam grid computing dapat saling bekerjasama dan menggunakan resource satu sama lain berdasarkan konsep peer to peer. Cloud computing menggunakan pendekatan arsitektur client-server, dimana untuk menerapkan penggunaan cloud, sebuah server utama bertindak mengalokasikan resource cloud untuk pengguna dengan mempertimbangkan beban setiap komputer yang ada dalam cloud.

Penggunaan Resource

Dalam teknologi grid computing setiap komputer dapat memberikan atau menyediakan resource bagi komputer lain. Seperti halnya mekanisme penyediaan layanan torrent, setiap komputer yang online dapat saling berbagi resource dengan komputer lain yang sedang terhubung dalam jaringan.

Teknologi cloud computing menggunakan pengaturan resource terpusat, konfigurasi secara terpusat menjadi tanggung jawab server utama. Server inilah yang akan menentukan manakah server yang akan mengambil alih tanggung jawab jika terjadi kegagalan pada salah satu server.

Artikel Terkait  Keunggulan VivoBook pro 14X OLED untuk Content Creator

Kebutuhan Pembayaran

Meskipun beberapa layanan cloud computing gratis namun untuk mendapatkan layanan paripurna kita akan diminta melakukan pembayaran, misalnya pada aplikasi Google One, Google Suite, Microsoft 365, Microsoft Azure, AWS dan lain sebagainya. Pada dasarnya layanan gratis cloud computing ditujukan agar pengguna tertarik untuk beralih ke versi berbayar. Itulah mengapa saat ini batasan sebuah akun Gmail hanya 17Gb, selebihnya pengguna harus membayar biaya bulanan pada Google.

Hal ini karena cloud computing memang ditujukan sebagai layanan, ada tiga layanan dalam cloud computing yaitu

  1. Softwares as services
  2. Platforms as services
  3. Infrastuctures as services

Grid computing bertindak sebaliknya, tidak ada biaya yang perlu digunakan pengguna untuk mengakses grid computing, namun untuk dapat melakukan grid computing pengguna harus melakukan setup terlebih dahulu dengan bantuan kernel linux.

Aksesibilitas

Cloud computing diciptakan untuk memastikan aksesibilitas terhadap layanan dapat diakses selama 24/7, reliabilitas dan availabilitas merupakan kunci layanan cloud computing. Penggunaan cloud computing adalah untuk mengurangi down time yang dapat menghalangi pengguna mengakses layanan. Saat terjadi gangguan cloud computing biasanya akan segera viral di dunia maya, misal saat warganet heboh karena tidak bisa mengakses layanan whatsapp, IG dan facebook secara bersamaan.

Grid computing, aksesibilitas bukan menjadi tujuan utama, grid computing tidak mengharuskan sebuah komputer anggotanya untuk menyala selama 24/7. Pengaksesan sumber daya hanya terjadi saat sebuah komputer menyala dan online.

Perbedaan Orientasi Tujuan

Fokus Grid computing pada application oriented, bagaimana bisa mencapai goal dengan cepat dan mudah, sedangkan cloud computing merupakan layanan service oriented. Grid computing bertujuan mempercepat pencapaian sebuah pekerjaan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada sementara cloud computing bertujuan agar pengunjung tetap dapat mengakses layanan.

Artikel Terkait  Perbedaan SMA dan SMK

Network Operasional

Perbedaan grid dan cloud computing berikutnya adalah dari sisi operasional, scope operasional grid computing umumnya menggunakan jaringan privat, VPN, dibuat oleh suatu instansi, organisasi atau lembaga ilmiah dan ditujukan untuk tujuan internal organisasi tersebut. Cloud computing menggunakan layanan publik internet, meskipun beberapa juga menggunakan VPN, namun basisnya cloud computing adalah melayani publik maka layanan ini bersifat public oriented.

Meskipun sama-sama mengandalkan beberapa server/komputer yang terpisah, serta membutuhkan jaringan komputer untuk melaksanakan tugasnya, perbedaan grid dan cloud computing sudah bisa kita bedakan dari berbagai indikator di atas, semoga membantu

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar