Inilah Tahapan Rehabilitasi Narkoba

Orang yang terkena narkoba, dan ketahuan oleh pihak umum, maupun pihak berwenang, maka akan direhabilitasi dengan cepat. Alasannya, agar tidak terlalu candu dengan zat bahaya ini, dan menghilangkan atau menghindari yang namanya Sakaw. 

Dalam rehabilitasi narkoba, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui oleh pengguna atau pengidapnya. Dan adanya rehabilitasi ini, untuk menyelamatkan orang-orang apalagi yang kita sayang dari hal tersebut. 3 tahapan pastinya, meliputi rehabilitasi medis, non medis, dan bina lanjut.

Sekilas tentang Narkoba

Narkoba, memunculkan efek kecanduan, yang mana bisa membahayakan pribadi (pengguna) dan orang lain. Merugikan orang banyak iya, karena selain melanggar nilai dan norma, juga bisa saja nantinya melanggar secara moral, merusak adab dan lain sebagainya. 

Kesehatan psikis dan fisik pasti terganggu. WHO, mencatat sekitar 270 juta orang di dunia ini, menggunakan obat-obatan terlarang narkoba. Kemudian, di Indonesia sendiri, ada sekitar 3,6 juta kasus penyalahgunaan narkoba di tahun 2019 lalu.

Bayangkan, sudah berapa jiwa yang sudah rusak? Tanda bahwa narkoba sudah membuat candu, biasanya tergantung jenis narkoba yang dipakai sekaligus berapa kali (sering) dikonsumsi. Secara umum, tanda-tanda tersebut bisa dilihat dalam:

  1. Mata jadi merah dan pupil mengecil atau membesar. 
  2. Berat badan bisa naik atau turun secara signifikan. 
  3. Pola makan dan pola tidur yang tidak beraturan. 
  4. Tidak peduli pada penampilan, seperti jarang berganti pakaian hingga tak mandi. 
  5. Mudah merasa lelah, sedih, atau justru terlalu berenergi dan tidak bisa diam. 
  6. Sering cemas dan menarik diri dari lingkungan sosial. 
  7. Sulit untuk berkonsentrasi dan sering mimisan. 
  8. Tubuh terasa bergetar atau bahkan kejang-kejang. 
  9. Lebih berani dalam melakukan hal yang berbahaya. 

Bantuan Rehabilitasi bagi yang sudah Candu Narkoba

Terdapat bantuan rehabilitasi pengguna narkoba, yang sudah candu, dan itu diatur dalam UU No. 35, Tahun 2009, tentang Narkotika dan Perpu No. 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika. Pecandu narkoba, wajib melakukan laporan bahwa ia sedang candu dan butuh bantuan. 

Artikel Terkait  Pilih Online atau Offline, Cara Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan/ Kesehatan

Bisa dimintai tolong oleh keluarga, pihak umum, maupun rekan yang tahu, agar segera diurus. Laporan, wajib ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), baik rumah sakit, puskesmas, atau lembaga rehabilitasi medis lainnya yang mumpuni, tersebar di seluruh Indonesia.

Selain ke IPWL, pecandu juga bisa melapor diri dengan mendaftarkan ke situs resmi Sistem Informasi Rehabilitasi Indonesia (SIRENA) milik Badan Narkotika Nasional (BNN). Cukup isi form pada situs resmi tersebut, dan akan segera diakses oleh pihak terkait. 

Tahapan Rehabilitasi Narkoba

Seperti penjelasan di atas, terdapat 3 tahapan dalam rehabilitasi narkoba, diantaranya:

1. Tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi)

Tahapan ini, merupakan tahap pertama yang perlu dijalani oleh seorang pecandu narkoba, agar bisa terlepas dari yang namanya ketergantungan zat atau obat-obatan terlarang. Di tahap ini, dokter akan memeriksa kesehatan pasien terlebih dahulu, secara fisik maupun mental. 

tahapan rehabilitasi pecandu narkoba

Setelah itu, dokter bisa menentukan jenis pengobatan yang seperti apa, yang akan diberikan untuk si pasien. Dalam artian, untuk mengurangi rasa ketergantungan tersebut. Bisa dengan pemberian obat, 

2. Tahap rehabilitasi non medis

Tahapan ini, pecandu akan mengikuti berbagai kegiatan pemulihan secara terpadu, mulai dari konseling,  terapi kelompok, hingga pembinaan spiritual maupun keagamaan. Konseling sendiri, mampu membuat pasien mengenali masalah atau perilaku yang memicu ketergantungan pada obat tersebut. 

Nantinya, pecandu akan tahu, menemukan strategi dalam penyelesaian yang tepat akan hal itu. Terdapat terapi kelompok (therapeutic community), yang mana merupakan forum diskusi sesama pecandu narkoba. Tujuannya agar saling memotivasi diri untuk berubah. 

3. Tahap bina lanjut (aftercare)

Tahap ini, adalah tahap akhir dari rehabilitasi narkoba, yang mana para pecandu nantinya akan diberikan kegiatan sesuai minat yang ia miliki. Bakat juga hadir, dalam proses ini, agar para pecandu nantinya bisa kembali kerja, pulih, dan tetap produktif seperti orang biasanya. 

Artikel Terkait  Perbedaan Psikolog dan Psikiater, Jangan Salah Pilih

Mantan pecandu narkoba tersebut saat sudah berbaur di lingkungan awal (sosial), tetap diawasi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), agar terhindar dari gangguan-gangguan yang tidak diinginkan, yang memungkinkan memunculkan kecanduan lagi.

Dukungan Orang Tersayang

tahapan rehabilitasi narkoba bnn

Dukungan keluarga, teman pribadi, karib, dan rekan yang benar, sangat membantu dalam pemulihan ia akan ketergantungan narkoba. Pastinya, mulai dari pribadi dulu, harus yakin bahwa bisa, dan pasti bisa memberantas narkoba dalam diri. Semangat!

Sebagai wawasan saja, di Indonesia terdapat beberapa metode terapi yang diterapkan dalam menanggulangi para pecandu narkoba, diantaranya Cold Turkey, Metode Alternatif, Terapi Substitusi Opioda, dan. Metode 12 Steps. Semangat!

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar