Mengenal Sejarah URL

URL atau Uniform Resource Locator adalah alamat unik yang mengidentifikasi lokasi suatu sumber daya online, seperti halaman web, gambar, atau video. URL biasanya terdiri dari beberapa bagian, termasuk protokol (misalnya http atau https), nama domain (misalnya www.example.com), dan rute ke sumber daya tersebut (misalnya /page1).

URL sendiri terdiri dari tiga informasi yaitu

  1. Protokol; http:// atau https://
  2. Alamat server; www.perbedaan.net
  3. Path file /perbedaan-bpjs-kesehatan-dan-ketenagakerjaan

Untuk merujuk sebuah URL kita bisa menggunakan URL Absolut dan URL Relatif. URL absolut adalah URL lengkap yang meliputi penggunaan tiga informasi di atas. Sementara URL relatif adalah URL yang hanya memasukkan path file saja.

URL absolut dapat digunakan untuk membuat hyperlink dari website/server lain, sementara URL relatif hanya dapat digunakan pada satu website yang sama.

Sejarah Domain dan URL

URL sendiri ditemukan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991 agar para penulis dokumen dapat merujuk ke halaman world wide web, WWW sendiri sebenarnya merupakan program editor dan browser yang memungkinkan seseorang menjelajah sebuah komputer ke komputer lainnya dan membentuk sebuah jaringan.

URL sendiri merupakan pengembangan dari teknologi penamaan domain yang ditemukan oleh Paul Mockapetris di bulan November 1983. Sebelumnya untuk mengakses sebuah halaman web, seseorang harus memasukkan alamat IP publik dari website yang bersangkutan.

Hal ini tentu sangat menyusahkan para pegiat internet kala itu, karena untuk membuka website milik Harvard misalnya, mereka harus mengingat atau mencatat nomor IP server website tersebut. Dengan menggunakan URL, seseorang dapat dengan mudah membuka website Google, Facebook dan lain sebagainya tanpa perlu tahu alamat IP dari setiap server web tersebut.

Tahun 1984, Internet Engineer Task Force (IETF) memperkenalkan lima domain Top Level Domain (TLD) pertama yaitu

  • GOV untuk pemerintahan
  • COM untuk komersil
  • EDU untuk pendidikan
  • MIL untuk militer
  • ORG untuk organisasi
Artikel Terkait  Perbedaan Grid dan Cloud Computing

Sejak tahun 2000, ICANN menentukan jenis TLD baru yang dikenal sebagai cc-TLD (country code TLD) salah satunya .ID untuk Indonesia, saat ini semakin banyak jenis domain antara lain

  • gTLD meliputi com, net, gov, org, mil, edu, dll
  • ccTLD seperti id, sg, jp, uk, us
  • nTLD seperti website, accountant, agency
  • short URL

Short URL pertama kali ditemukan di tahun 2002, sekitar 21 tahun yang lalu dengan TinyURL sebagai pionernya. Saat ini kita bisa menggunakan berbagai macam layanan short URL seperti tinyURL, bitly, s.id, come.to, bit.do dan lain sebagainya.

Nah short URL sendiri sebenarnya bukan jenis URL TLD, namun sebuah algoritma yang memungkinkan seseorang memendekkan URL asli menjadi lebih pendek dan lebih mudah diingat.

Manfaat Short URL

Short URL adalah layanan yang dapat mengenkripsi URL asli sehingga memberikan kemudahan pada orang untuk mengingat link yang dibagikan dengan lebih baik. Meski fitur utamanya adalah untuk memudahkan membagi dan mengingatnya, namun layanan short URL seperti Come.to juga memberikan fasilitas lain yang tidak kalah penting untuk keperluan analytic dan marketing.

Layanan Short URL Come.to

Layanan short URL Come.to merupakan layanan yang terbilang baru namun memiliki keunggulan dibanding layanan short link lainnya. Beberapa fitur yang dapat digunakan layanan ini antara lain;

  1. Kemampuan membuat fitur QR Code yang memudahkan proses pembagian short link
  2. Dapat digunakan hingga 500 ribu kali klik per bulan
  3. Memiliki fitur analitik untuk keperluan marketing lebih lanjut
  4. Dapat dicostum dengan mudah

Semua fitur tersebut tersedia untuk versi subscribe, untuk pengguna free hanya dapat menggunakan fitur nomor 4 saja.

Perbedaan URL dan Short URL

URL dan short URL adalah dua istilah yang sering digunakan dalam dunia digital, tetapi banyak orang yang tidak mengerti perbedaan antara kedua istilah tersebut. Padahal memahami perbedaan antara URL dan short URL sangat penting dalam bidang digital marketing, khususnya dalam hal pembuatan dan pemasaran konten online.

Artikel Terkait  Perbedaan User, Session, Pageview dan Unique Pageview

Short URL, seperti namanya, adalah versi pendek dari URL yang digunakan untuk mempermudah bagi orang untuk mengakses suatu halaman web. Short URL biasanya dibuat dengan menggunakan layanan pemendekan URL, seperti come.to, bit.ly atau TinyURL. Layanan-layanan tersebut akan mengambil URL yang panjang dan membuat versi pendek dari URL tersebut. Short URL biasanya terdiri dari beberapa karakter saja dan mudah diingat dan dibagikan.

sejarah URL dan short URL

Perbedaan utama antara URL dan short URL adalah ukuran dan kemudahan pemakaian. URL biasanya panjang dan memiliki banyak bagian, sementara short URL pendek dan mudah diingat dan dibagikan.

Hal ini membuat short URL sangat berguna dalam situasi di mana Anda ingin membuat tautan yang mudah diingat dan dibagikan, seperti dalam email, media sosial, atau pesan teks.

Berikut adalah perbedaan antara URL dan short URL:

  1. Panjang: URL (Uniform Resource Locator) biasanya lebih panjang dan memiliki lebih banyak informasi daripada short URL. URL biasanya mengandung informasi tentang protokol (seperti “http” atau “https”), nama domain, direktori, dan halaman web tertentu. Short URL, seperti namanya, lebih pendek dan tidak memiliki informasi yang sama.
  2. Fungsi: URL digunakan untuk menemukan halaman web tertentu dan memberikan informasi tentang sumber halaman web tersebut. Short URL, di sisi lain, biasanya digunakan untuk membuat tautan yang lebih pendek dan lebih mudah dibagikan melalui media sosial atau email.
  3. Analisis: URL yang panjang biasanya memiliki lebih banyak informasi tentang lokasi dan sumber halaman web, yang membuatnya lebih mudah untuk dilacak dan dianalisis. Short URL, di sisi lain, biasanya tidak memberikan informasi yang sama dan lebih sulit dilacak dan dianalisis.
  4. Keamanan: URL panjang biasanya lebih aman daripada short URL karena mereka memiliki lebih banyak informasi tentang sumber halaman web. Short URL, di sisi lain, seringkali tidak memiliki informasi yang sama dan lebih rentan terhadap phishing dan malware.
Artikel Terkait  Perbedaan Sistem Operasi Jaringan dan Desktop

Nah itulah sekilas mengenai sejarah URL dan bagaimana URL berkembang sampai ke layanan short URL yang memudahkan pengguna internet.

Click to rate this post!
[Total: 0 Average: 0]

Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini


Tinggalkan komentar