Istilah ini, hampir sama tetapi secara arti dan kerjanya secara luas, beda. Setiap hari, di kehidupan kita pasti ada kaitannya dengan Fisika. Salah satunya tentang kecepatan dan percepatan. Mulai dari jalan kaki, mengendarai motor, naik motor, melakukan suatu hal, dan lain-lain.
Sama-sama memiliki kata dasar “cepat”, tetapi artinya beda. Ilmu Fisika sendiri ada yang dasar maupun kritis atau rumit. Mulai dari pengertian, cara hitungnya, contoh di kehidupan sehari-hari, dan lain sebagainya. Untuk tahu lebih lanjut, yuk simak berikut ini yuk!
Secara Pengertian
Kecepatan
Kecepatan adalah waktu yang digunakan dalam menempuh jarak tertentu. Dalam ilmu Fisika, kecepatan diartikan sebagai suatu besaran vector yang menunjukkan seberapa cepat suatu benda dalam berpindah dari satu tempat ke tempat lain.
Besaran vektor dalam kecepatan disebut dengan kelajuan dan dinyatakan dalam satuan meter per sekon (m/s) atau ms-1. Contohnya, acuan dari kecepatan dapat dilihat dari perubahan posisi benda titik A ke titik B dan seberapa cepat perpindahan tersebut dilakukan, dan dinyatakan dalam besaran vektor.
Contoh besaran vektor yang bisa dihitung, diantaranya kecepatan, medan listrik, perpindahan, momentum, dan lain sebagainya. Besaran vektor sendiri adalah suatu besaran yang mempunyai nilai maupun arah. Penentuan nilai pada besaran tersebut bedasarkan arah.
Percepatan
Percepatan adalah tingkat pertambahan kecepatan dalam suatu waktu tertentu, yang mana dinyatakan dalam satuan meter per sekon kuadrat (m/s2). Percepatan, juga diartikan sebagai perubahan kecepatan pada suatu benda yang terjadi dalam satuan waktu tertentu.
Percepatan, terjadi pada suatu benda maupun objek tertentu yang dapat terjadi karena adanya gaya yang mempengaruhi (bekerja). Saat suatu objek atau benda terkena yang namanya gaya, maka akan terjadi percepatan.
Percepatan sendiri, juga diartikan sebagai perubahan kecepatan suatu benda atau objek pada satuan waktu tertentu. Nama lain dari percepatan adalah Akselerasi, jika dibahasa Inggris-kan, namanya Acceleration.
Secara Fungsi
Kecepatan
Fungsi dari kecepatan adalah untuk menentukan seberapa cepat sebuah benda atau objek melaju pada jarak tertentu dan diukur berdasarkan besaran vektor. Dalam besaran vektor, nilai dan arah menjadi 2 hal yang tak terpisahkan. Jadi, melengkapi satu sama lain.
Rumus Perpindahan
Sebelumnya, kita harus tahu rumusa Perpindahan terlebih dahulu, yang mana kita ketahui, bahwa perpindahan adalah perubahan posisi pada suatu benda atau objek yang diukur di titik awal ke titik akhir, dan itu dinyatakan dalam besaran.
Untuk menghitung perpindahan, memiliki beberapa rumus, yang dibedakan berdasarkan lintasan yang ada, baik lurus maupun berubah beraturan. Berikut adalah rumusnya.
- Rumus Perpindahan Gerak Lurus Beraturan (GLB)
Gerak Lurus Beraturan (GLB) ini, memiliki kecepatan yang tetap, karena tidak ada percepatan. Dalam rumus Fisika, GLB ini dalam perpindahannya berbanding lurus dengan jarak yang ditempuh. Jadi, besaran besaran yang diukur dalam objek atau benda tersebut dijadikan satuan waktu.
Berikut rumusnya:
S = V. T
Keterangan:
S = Perpindahan
V = Kecepatan
T = Waktu
- Rumus Perpindahan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
Gerak lurus berubah beraturan (GLBB) adalah gerak lurus pada suatu objek atau benda yang memiliki kecepatan dengan perubahan secara beraturan. Perubahan kecepatan tersebut, didasarkan pada adanya percepatan maupun perlambatan yang memiliki besaran tetap.
Berikut rumusnya:
S = V. T + ½ AT²
Keterangan:
S = Perpindahan
V = Kecepatan
T = Waktu
AT = Percepatan
Rumus Waktu
Kita ketahui, waktu adalah serangkaian proses suatu perbuatan, atau keadaan yang terjadi secara langsung. Berikut adalah rumusnya:
T = S / V
Keterangan:
T = Waktu Tempuh (Jam)
S = Jarak (km)
V = Kecepatan (km/jam)
Jadi, rumus Kecepatan adalah:
V = S/T
Keterangan:
V = Kecepatan
S = Jarak
T = Waktu
Untuk rumus Kecepatan Rata-rata adalah:
v = Δs (Δx) / Δt
Keterangan:
v = kecepatan rata-rata (m/s)
Δs (Δx) = perpindahan (m)
Δt = selang waktu (s)
Percepatan
Fungsi percepatan, lebih ke mengubah kecepatan suatu objek atau benda yang sedang bergerak. Untuk rumus percepatan (A), bisa dilihat berikut ini:
A = ΔV/ ΔT
Keterangan:
A = Percepatan
ΔV = Perubahan Kecepatan
ΔT = Perubahan Waktu
Contoh Percepatan
Kita ambil dalam contoh sederhana, saat kita sedang mengendarai sepeda motor, dan lampu lalu lintas berwarna merah. Maka otomatis, kita akan berhenti. Saat berhenti di belakang garis marka, maka kita pastinya dari kejauhan sudah mengurangi kecepatan hingga 0 km/jam, tidak bergerak.
Hal tersebut, menandakan bahwa sedang terjadi percepatan secara negatif. Sedangkan percepatan secara positif, bisa dilihat dalam peristiwa lampu hijau, kita sudah siap melaju dari kecepatan 0 km/jam, menjadi kecepatan tertentu yang kita inginkan, misal 60 km/jam secara berangusr-angsur (berkala).
Nah, itulah penjelasan terkait dengan perbedaan kecepatan dengan percepatan. Semoga bermanfaat.
Ingin produk/website Anda kami ulas? Silahkan klik tombol dibawah ini





